Semoga Dengan Adanya Komonitas Ini Kita Lebih Semangat Berkarya

Senin, 29 Oktober 2012

Tampilan Mac OS X Ubuntu 12.04 LTS (UbuntOS X)

kslsam-c.blogspot.com 
Setelah kemarin menyediakan update untuk theme gtk3 Macbuntu-Xii versi kedua, hari ini kami akan memandu Anda mengubah tampilan desktop Ubuntu 12.04 LTS menjadi Mac OS X. Tidak menjanjikan benar-benar mirip, namun sekurangnya mendekati mirip.

UbuntOS X
UbuntOS X - Berbeda dengan tutorial sebelumnya, dimana kita hanya memodifikasi sesi yang telah ada, kali ini kita juga akan belajar membuat launcher sesi sendiri, UbuntOS X namanya. Tujuan membuat sesi sendiri adalah supaya ketika sesi desktop manager yang telah kita ramu dengan komponen lain diupdate maka kita tidak perlu lagi membangun ulang sesi tersebut.
UbuntOS X adalah sesi gabungan antara sesi Gnome Classic dengan Cairo Dock. Kedua komponen tersebut yang akan kita jadikan obyek memiripkan tampilan Ubuntu 12.04 dengan Mac OS X. Mengapa Gnome Classic? semestinya Anda tahu, gnome classic menggunakan gnome-panel yang ringan. Namun demikian, sesi tersebut tetap memungkinkan kita menjalankan efek desktop Compiz bagi yang menghendaki.

Perlu kami sampaikan, untuk memudahkan penerapan tutorial ini, installasi Ubuntu Tweak guna pengaturan theme serta Compizconfig Settings Manager bagai yang ingin menerapkan efek desktop sangat disarankan. Oleh karenanya, bagi Anda yang belum memiliki installasi kedua paket tersebut, silahkan membaca artikel kami tentang "Rekomendasi paket tambahan Ubuntu 12.04 LTS".

Persiapkan juga kebutuhan lain seperti Macbuntu-Xii theme, Macbuntu-Xii-Icon, Macbuntu-Xii-Cursor, Macbuntu-Xii-Cairo serta Mac-Background yang dapat Anda download dari artikel "Macbuntu-Xii V.2 Theme For Gnome 3.2/3.4 Ubuntu 11.10/12.04 LTS". Ikutilah panduan meletakkan komponen-komponen tersebut ke tempatnya masing-masing seperti dijelaskan dalam artikel. Sebagai tambahan, untuk menggunakan theme cairo dock Macbuntu-Xii-Cairo, copy paste folder Macbuntu-Xii-Cairo ke /usr/share/cairo-dock/themes.

Jalankan terminal untuk menginstall komponen utama berupa gnome-panel beserta indicator-applet dan cairo-dock dengan mengetik perintah berikut;

sudo apt-get install gnome-panel cairo-dock indicator-applet indicator-applet-appmenu indicator-applet-session indicator-application indicator-appmenu gnome-search-tool

UbuntOS X

Setelah semuanya berhasil diinstall, kini saatnya membuat file konfigurasi dan launcher sesi UbuntOS X. Pada terminal ketik perintah berikut untuk menjalankan Gedit sebagai root;

sudo gedit

UbuntOS X

Pada jendela gedit yang telah terbuka, copy paste baris-baris konfigurasi berikut ini:


[GNOME Session]
Name=UbuntOS X
RequiredComponents=gnome-panel;gnome-settings-daemon;cairo-dock;
RequiredProviders=windowmanager;
DefaultProvider-windowmanager=gnome-wm
DefaultProvider-notifications=notify-osd
IsRunnableHelper=/usr/lib/gnome-session/gnome-session-check-accelerated
FallbackSession=ubuntosx-2d
DesktopName=GNOME


Simpan dokumen tersebut ke direktori "/usr/share/gnome-session/sessions" dengan nama "ubuntosx.session". Konfigurasi sesi UbuntOS X telah selesai kita buat.

Buat dokumen baru untuk membuat konfigurasi sesi UbuntOS X 2d, copy paste baris-baris konfigurasi berikut ini:


[GNOME Session]
Name=UbuntOS X 2d (Safe Mode)
RequiredComponents=gnome-panel;gnome-settings-daemon;cairo-dock;
RequiredProviders=windowmanager;
DefaultProvider-windowmanager=metacity
DefaultProvider-notifications=notify-osd
DesktopName=GNOME


Simpan dokumen tersebut ke direktori "/usr/share/gnome-session/sessions" dengan nama "ubuntosx-2d.session". Konfigurasi sesi UbuntOS X 2d telah selesai kita buat.

Buat dokumen baru untuk membuat launcher UbuntOS X, copy paste baris-baris konfigurasi berikut ini:


[Desktop Entry]
Name=UbuntOS X
Comment=This session logs you into GNOME with the Cairo Dock
Exec=gnome-session --session=ubuntosx
TryExec=gnome-session
Icon=
Type=Application
X-Ubuntu-Gettext-Domain=gnome-session-3.0


Simpan dokumen tersebut ke direktori "/usr/share/xsessions" dengan nama "ubuntosx.desktop". Launcher sesi UbuntOS X telah selesai kita buat.

Buat dokumen baru untuk membuat launcher UbuntOS X 2d, copy paste baris-baris konfigurasi berikut ini:


[Desktop Entry]
Name=UbuntOS X 2d (Without effects)
Comment=This session logs you into GNOME with the traditional panel without any graphical effect.
Exec=gnome-session --session=ubuntosx-2d
TryExec=gnome-session
Icon=
Type=Application
X-Ubuntu-Gettext-Domain=gnome-session-3.0


Simpan dokumen tersebut ke direktori "/usr/share/xsessions" dengan nama "ubuntosx-2d.desktop". Launcher sesi UbuntOS X 2d telah selesai kita buat.


Catatan: Perhatikan pada isi dokumen dengan warna text yang sama, harus sama persis antara konfigurasi sesi dengan launcher sesi dan kaitannya dengan penamaan launcher dan konfigurasi sesi. Perhatikan pula perbedaan letak penyimpanan konfigurasi sesi dengan launcher sesi.


Tutup jendela gedit lalu logout dari sesi saat ini, jika Anda berhasil seharusnya pada pilihan sesi telah bertambah dengan UbuntOS X dan UbuntOS X 2d...

UbuntOS X

Pilih sesi UbuntOS X lalu login ke dalam sesi tersebut. Jika konfigurasi yang telah dibuat benar makan Anda akan sukses login ke desktop. Kini saatnya untuk mengkonfigurasi tampilan sesi UbuntOS X.

Hapus panel bawah gnome-panel dengan cara menekan kombinasi tombol <super> + Alt + Klik kanan pada bagian panel bawah. Pada menu yang ditampilkan pilih opsi "Delete This panel". ( Catatan: Tombol <super> adalah tombol Win pada keyboard )...

UbuntOS X

Sekarang saatnya menghapus applet-applet yang tidak dibutuhkan dari panel atas. Tekan kombinasi tombol <super> + Alt + Klik kanan tepat pada applet di panel atas yang akan dihapus. Pada menu yang ditampilkan pilih opsi "Remove From panel" sehingga Anda mendapatkan panel atas menjadi kosong...

UbuntOS X

Tekan kombinasi tombol <super> + Alt + Klik kanan pada bagian kosong di panel atas. Pada menu yang ditampilkan pilih opsi "Add to Panel" untuk menampilkan jendela "Add to Panel". Pilih applet "Main Menu" lalu tekan tombol "Add" untuk menambahkan applet tersebut...

UbuntOS X

UbuntOS X

Selanjutnya, dengan cara yang sama pilih dan tambahkan secara berurutan "Indicator Applet Appmenu", "Indicator Applet Session", "Indicator Applet", "Clock" dan yang terakhir "Search for Files..."

UbuntOS X

Tutup jendela "Add to Panel". Kini saatnya mengatur letak applet-applet yang baru saja ditambahkan. Dengan menekan kombinasi tombol <super> + Alt + Klik kanan pada applet "Search for Files...", pilih opsi "Move" pada menu yang ditampilkan sehingga cursor akan berubah bentuk, lepas kombinasi tombol lalu klik kiri dan tahan pada applet tersebut sambil menggesernya ke bagian ujung kanan panel atas.

UbuntOS X

Dengan langkah yang sama, geser secara berurutan applet "Clock", "Indicator Applet" dan "Indicator Applet Session" sehingga tinggal menyisakan applet "Main Menu" dan "Indicator Applet Appmenu" di sisi sebelah kiri panel atas. Seharusnya desktop akan nampak seperti gambar berikut...

UbuntOS X

Jalankan aplikasi Ubuntu Tweak untuk mengganti theme dengan paket-paket theme Macbuntu-Xii, baik Gtk theme, Icon theme, Cursor theme maupun Window theme. Lihat gambar berikut untuk lebih jelasnya...

UbuntOS X

Mengubah Cairo Dock theme, klik kanan pada bagian Cairo Dock lalu memilih menu "Cairo-Dock" dan memilih opsi "Configure". lihat gambar berikut...

UbuntOS X

Pada jendela "Cairo-Dock configuration", pilih tab "Themes" lalu pilih theme "Macbuntu-Xii-Cairo". Tekan tombol "Apply" untuk menerapkannya...

UbuntOS X

Langkah terakhir, ubah background dengan gambar Mac yang Anda sukai...

UbuntOS X


Tampilan akhir Desktop UbuntOS X yang kami gunakan nampak seperti ini...

UbuntOS X

Efek tambahan, jika Anda menghendaki dan perangkat yang digunakan memungkinkan, kita dapat menambahan efek Compiz animasi Magic Lamp Wavy.

Jalankan CCSM lalu pilih efek "Animation", pilih tab "Minimize...". Ubah efek "Zoom" menjadi "Magic Lamp Wavy" dengan parameter seperti terlihat pada gambar berikut...

UbuntOS X

Kini efek "Magic Lamp Wavy" akan dijalankan saat Anda meminimalkan suatu jendela...

UbuntOS X

Semoga sukses.......!!!
kslsam-c.blogspot.com  

Jumat, 26 Oktober 2012

Cara Mengganti Repository Ubuntu 12.04 LTS



kslsam-c.blogspot.com  
Cara Mengganti Repository Ubuntu 12.04 LTS dengan repositori lokal - alhamdulillah kali ini saya bisa berbagi pengalaman lagi, kali ini mengenai mengganti repository default ubuntu dengan repository lokal, apa itu repository?? Repository adalah merupakan kumpulan dari file-file master/software yang terdiri dari beberapa paket, yang dijadikan satu bundel atau generalisasi untuk mendukung user dalam menginstall beberapa aplikasi yang diinginkan.




Sebelum masuk cara menggunakannya, ada baiknya kita lihat dulu daftar repository lokal
#ITB
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ precise-proposed main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ precise-security main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ precise-updates main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ precise main restricted universe multiverse
#Kambing
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-proposed main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise main restricted universe multiverse
#UKDW
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu precise main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu precise-updates main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu precise-security main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu precise-backports main restricted universe multiverse
deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu precise-proposed main restricted universe multiverse
#Komo
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ precise-proposed main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ precise-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ precise-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ precise main restricted universe multiverse

Itulah daftar repository lokal untuk ubuntu 12.04, saya sendiri menggunakan Kambing, knp?? menurut saya namanya unik. oy pasti ada pertanyaan begini, apa keuntungan/kelebihan mengganti repository default/luar dengan repository lokal, jawabannya sederhana saja bagi saya yaitu, lebih mempercepat proses download software,Upgrade, dan update.

Berikut cara menggantinya :
1. Masuk ke terminal dengan menekan Ctrl+Alt+T.
2. Kemudian ketikkan : sudo gedit /etc/apt/sources.list
3. Copy-Pastekan daftar repository yang anda inginkan (cukup memilih satu, mau kambing, itb atau yang lain), bisa menghapus semua repository default yang tadinya ada didalam atau bisa juga paste di bagian bawah.
4. Save dengan dengan menekan Ctrl+s lalu keluar dari gedit
5. Setelah itu update melalui terminal dengan mengetikkan
sudo apt-get update
6. Tunggu hingga proses selesai.

Saya tambahkan cara lain yaitu melalui Ubuntu Software Center.
1. Buka "Ubuntu Software Center"
2. Pada panel Ubuntu pilih edit -->> Software sources..
3. Pada pilihan Download From pilih Other
4. Cari Indonesia lalu pilih Repository yang anda inginkan lalu klik choose server.

Shutdown komputer dari Terminal Ubuntu/Linux

kslsam-c.blogspot.com 
Ketika anda ingin mematikan komputer anda pertama sekali sebaiknya men-shutdown linux. Jika tidak Linux akan melakukan pengecekan system yang sangat lama saat ia dihidupkan kembali pada saat melakukan startup. Anda dapat men-shutdown linux dengan dua cara. Pertama login ke akun pada tampilan command line dan ketikkan perintah "halt".

$ halt

Selain cara diatas ada juga cara lain yang sering dipakai kebanyakan orang dengan perintah "shutdown" diikuti pilihan "-h" atau "-r" dimana "-h" merupakan untuk "halt" dan "-r" merupakan untuk "reboot/restart". Kemudian berikan waktu pelaksaanaan perintah tersebut biasanya dalam satuan menit seperti "1" merupakan 60 secon atau "now" tanpa waktu dan akan langsung di laksanakan. Dalam melakukan perintah ini anda harus berada pada hak akses root "#".

# shutdown -h now

Anda juga dapat memaksa system untuk restart pada halaman login command line dengan menahan Ctrl dan Alt lalu tekan DEL ( Ctrl-Alt-DEL ).
kslsam-c.blogspot.com  

Rabu, 24 Oktober 2012

Sejarah Linux Serta Kelebihan dan Kekurangan

kslsam-c.blogspot.com  

Sejarah Linux Serta Kelebihan dan Kekurangannya - Kelebihan dan Kekurangan Linux
Tips komputer Ewabloggerock akan menjelaskan sedikit tentang linux, Linux adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari Universitas Helsinki Finlandia. sebagai proyek pertama dimulai tahun 1991, Torvalds menulis Linux, disebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC.kemudian barulah pada tanggal 14 Maret 1994 versi 1.0 mulai diluncurkan, dan hal ini menjadi tonggak sejarah Linux.

Linux ini sendiri merupakan clone dari UNIX yang telah di- port ke beragam platform, Intel 80×86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, Power PC, dsb. Sekitar 95% kode sumber kernel sama untuk semua platform perangkat keras.Linux termasuk sistem operasi yang didistribusikan secara open source, artinya kode sumber Linux diikutsertakan sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah. Selain itu Linux dikembangkan oleh GNU (General Public License). Linux dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti: jaringan, pengembangan software, dan sebagai end-user platform. Selama ini Linux menjadi sistem operasi yang menjadi banyak perhatian karena kecanggihan dan harganya yang relatif murah dibanding dengan sistem operasi yang lain.Linux mendukung banyak Perangkat keras Komputer, dan telah digunakan di dalam berbagai peralatan dari Komputer pribadi, Superkomputer dan Sistem Benam (Embedded System) seperti handphone dan Perekam Video pribadi Tivo.

Kelebihan Linux :
  • Linux adalah Operating System yang open source, bebas dan terbuka. Sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya, lisensinya FREE! boleh di utek-utek sepuasnya :-)
  • Linux gampang dioperasikan sekarang. Tidak seperti dulu yang masih identik dengan para hacker, tampilannya pun telah mengikuti perkembangan, bahkan lebih baik daripada windows 7.
  • Hampir semua aplikasi yang bisa dijalankan di Windows, telah ada aplikasinya di Linux yang dikembangkan oleh komunitas Linux atau bisa menggunakan bantuan software emulator seperti wine untuk menjalankan file .exe dan .msi yang biasanya jalan di windows.
  • Memiliki keamanan yang unggul karena di desain multiuser sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Berbeda dengan Windows yang pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dan sebagainya. Hal ini hampir tidak terjadi pada Linux. Ada pendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu kurang pas.
  • Cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal karena Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
  • Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
  • Jarang sekali komputer tiba-tiba ngadat, hang dan harus restart dengan menekan tombol ctrl+alt+del untuk mengakhiri kejadian tersebut karena Linux lebih stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti seperti halnya linux.
  • Linux memiliki kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Termasuk dukungan pada softwarenya.
  • Memiliki komunitas yang besar dan beragam di seluruh dunia
  • Beragam pilihan ada Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
Kekurangan Linux :
  • Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
  • Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
  • Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
  • Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
  • Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
  • Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
Itulah sedikit penjelasan tutorial blog ewabloggerock tentang Sejarah Linux Serta Kelebihan dan Kekurangannya. Semoga bisa bermanfaat.

Menginstall XplanetFX Untuk Desktop Dinamis

kslsam-c.blogspot.com 

Dimasa sekarang ini, dimana komputer bukan hanya menjadi alat bantu kerja sehari-hari namun juga telah menjadi media untuk mendapatkan kesenangan, menghias untuk menjadikan desktop tampil cantik menawan adalah sebuah kesenangan tersendiri. Berbagai hal dapat dilakukan untuk memperindah desktop dari sekedar memilih hiasan berupa background yang cantik, memilih theme yang menawan hingga memasang aplikasi-aplikasi tambahan yang semuanya ditujukan supaya memperoleh tampilan desktop yang tidak membosankan.

XplanetFX
XplanetFX, adalah sebuah paket aplikasi yang digunakan untuk mempercantik tampilan desktop dengan menampilkan simulasi pergerakan planet secara dinamis sebagai background. Berjalan di atas sistem operasi Linux, XplanetFX dapat digunakan pada berbagai distro Linux berbasi Debian seperti Ubuntu beserta turunannya, Redhat seperti Fedora dan turunannya, SUSE maupun openSUSE dan barbagai distribusi lainnya. Selain tersedia dalam paket biner DEB, RPM dan source, pengembang XplanetFX juga menyediakan repositori untuk distro-distro terkemuka.
Dalam tutorial ini kami akan menyampaikan cara menginstall dan menggunakan XplanetFX pada distro Linux Ubuntu. Bagi Anda pengguna distribusi lain dapat membaca tutorial cara menerapkan pada sistem masing-masing dari situs resminya mein-neues-blog.de.

Bagi pengguna Ubuntu dapat mendownload langsung paket Debian melalui situs tersebut atau dengan cara menambahkan repositori XplanetFX ke dalam Software Sources seperti yang akan kami jelaskan berikut ini.

Dengan mode grafis.

Silahkan jalankan Software Sources baik secara langsung atau melalui package manager sepeti Synaptic ataupun Ubuntu Software Center yang Anda gunakan.

XplanetFX

Pada halaman Software Sources silahkan menuju ke tab "Other Software", pada tab tersebut tekan tombol "Add" untuk menambahkan baris APT baru. Pada kolom "APT line:" silahkan isi dengan baris APT berikut ini "deb http://repository.mein-neues-blog.de:9000/ /" tanpa tanda kutip lalu tekan tombol "Add Source"... Lihat gambar di atas untuk lebih jelasnya.

XplanetFX

Dari langkah di atas Anda akan mendapatkan dua entri baru, pilih pada entri "http://repository.mein-neues-blog.de:9000/ / (Source Code)" lalu tekan tombol "Remove" karena entri tersebut tidak diperlukan.

Download file PublicKey untuk XplanetFX melalui link ini, dengan cara mengklik kanan pada link tersebut lalu memilih menu "Save Link As..." atau jika Anda membuka link tersebut dengan browser dapat menyimpannya dengan menggunakan menu "Save Page As..." sehingga Anda mendapatkan sebuah file bernama "PublicKey".

Silahkan menuju ke tab "Authentication" pada Software Sources. Pada halaman tersebut tekan tombol "Import Key File..." lalu arahkan ke lokasi di mana Anda menyimpan file PublicKey yang telah Anda download sebelumnya. Lihat gambar berikut untuk lebih jelasnya...

XplanetFX

Tutup jendela Software Source, jika menggunakan Synaptic, langkah selanjutnya Anda tinggal menekan tombol "Reload" untuk melakukan penyegaran...

XplanetFX

Cari paket xplanetfx menggunakan Quick filter lalu tandai paket tersebut untuk segera diinstall...

XplanetFX


Dengan mode teks.

Jika Anda terbiasa menggunakan command line, jalankan terminal lalu ketik perintah-perintah berikut...

Menambahkan baris APT ke sources.list (copy paste atau ketik semua perintah dengan benar, perhatikan penggunaan huruf besar kecil, spasi dan tanda baca lainnya):

echo "deb http://repository.mein-neues-blog.de:9000/ /" | sudo tee -a /etc/apt/sources.list

Mendownload PublicKey:

wget http://repository.mein-neues-blog.de:9000/PublicKey

Mengimport PublicKey:

sudo apt-key add PublicKey

Menyegarkan repositori:

sudo apt-get update

Langkah terakhir menginstall XplanetFX:

sudo apt-get install xplanetfx

Setelah paket XplanetFX berhasil Anda install, jalankan applikasi tersebut...

XplanetFX

Pada tab "Theme", pilih theme XplanetFX yang Anda sukai lalu tekan tombol "Apply"...

XplanetFX

Pada tab "Display", atur posisi bumi dengan cara mengklik pada gambar bumi lalu menggeser sesuai posisi yang dikehendaki atau mengatur posisi melalui kolom "Earth Position". Atur besar kecil tampilan Bumi dari kolom "Earth Size" dan beberapa pengaturan lain yang dapat Anda coba-coba sendiri. Selesai pengaturan pada halaman ini silahkan tekan tombol "Save"...

XplanetFX

Berpindah ke tab "View", atur koordinat tempat Anda berada dengan mengisi secara manual, memilih melalui peta atau melakukan pencarian dengan "Choose city". Pada tab ini, jika Anda mengaktifkan opsi "Orbit" maka bumi akan berputir mengikuti posisi matahari dengan sudut tampilan yang dapat Anda tentukan sendiri. Tekan tombol "Save" untuk menyimpan pengaturan...

XplanetFX

Pada tab "Settings", atur ukuran layar atau tekan tombol "Fit Screen" supaya XplanetFX menyesuaikan dengan resolusi layar yang Anda gunakan. Atur kecepatan putaran pergantian pada bagian "Refresh" serta waktu tunggu sebelum perubahan diterapkan pada bagian "Delay"...

XplanetFX

Pada tab "Tools", atur supaya XplanetFX dijalankan otomatis saat Anda login ke desktop dengan cara menekan tombol "Autostart enable:...". Anda juga dapat mencoba opsi-opsi lain yang ada pada tab ini, tekan tombol "Refresh" untuk menjalankan perubahan...

XplanetFX

Nah langkah-langkah untuk menginstall dan menjalankan desktop dinamis XplanetFX telah selesai dilakukan....

XplanetFX

Selamat mencoba...
kslsam-c.blogspot.com  

Jumat, 19 Oktober 2012

langkah-langkah menyeting animasi di linux ubuntu 1204

langkah-langkah menyeting animasi di linux ubuntu 1204 lts
selamat pagi semua.....!!
ketemu lagi dengan komonitas SAM_C, alhamdulillah saat kami akan memberikan tutorial memberi animasi dilinux ubuntu 1204, semua benda yang berbentuk sofwere ataupun hadwere, tampa dekor itu tidak seru, maka kali ni kami akan membagi pengalaman cara menyeting animasi di linux ubuntu 1204.
baik langsung saja biar gak bnyak basa-basa. langkah-langkahnya sbb.
kslsam-c.blogspot.com 

1. klik dash home (unity)



2. sahkan ketik (compizcopig setting manager) di taks bar atas.

 setelah anda menemukan aplications compiz compig setting.
silahkan dable kilk.
4. anda tinggal menyeting senderi,
dan cara settingnya anda tinggal centang, dimana animasi yang anda inginkan


selamat beraktivitas semuga bermemfaat dan dapat mengubah daya gedor anda menjadi jiwa yang open sorce, dan tidak lagi memkai jiwa yang bajakan,
terima kasih....!!! se you nex time.
kslsam-c.blogspot.com  

cara menginstal linux ubuntu 12.04

Cara Mudah Install Ubuntu 12.04 LTS Precise Pangolin


Cara Mudah Install Ubuntu 12.04 LTS - Jika sebelumnya saya sudah membuat artikel tentang "Cara Mudah Install Ubuntu 12.04 LTS Dual Boot Dengan Windows7", kali ini saya akan kembali membuat artikel untuk menginstall ubuntu 12.04, namun perbedaannya dengan artikel sebelumnya ialah : jika sebelumnya kita menginstall 2 (dua) sistem operasi pada satu komputer yaitu windows 7 dan Ubuntu 12.04 LTS, maka kali ini kita akan belajar bersama menginstall/menjadikan ubuntu sebagai sistem operasi utama pada komputer kita. caranya tidak jauh beda dengan artikel pertama, dan juga sangat mudah.



Okey, kita mulai saja tahap-tahapnya.
1. Masukkan CD/DVD Installers Ubuntu 12.04 LTS ke DVD room, Lalu Restart jika berada dalam sistem operasi yang aktif dan Jangan lupa setting agar booting dari CD/DVD.
2.Jika proses booting CD/DVD ubuntu berjalan dengan lancar, maka anda akan mendapatkan tampilan seperti berikut

3. Ada 2(dua) pilihan yang diberikan untuk anda, yaitu Try Ubuntu = mencoba ubuntu melalui CD/DVD dan Install Ubuntu = menginstall/memasang Ubuntu di Komputer kita. Jika ingin langsung menginstall tekan tombol Install Ubuntu.

4. Selanjutnya Pada Gambar dia atas "Preparing to install ubuntu" untuk Download Update While Installing dan Install third party software bisa dicentang ataupun tidak, tergantung keinginan anda. Namun saya sarankan tidak perlu mecentang karena akan membuat proses penginstallan berjalan lama. Jadi langsung aja klik Continue untuk melanjutkan ke tahap berikut.

5. Pilih Erese disk and install Ubuntu lalu klik lagi Continue untuk melanjutkan ke tahap berikut
 6. Akan Muncul Layar seperti gambar di atas, langsung saja klik Install Now untuk instalasi Ubuntu dan Ikuti Langkah-Langka berikutnya dan Atur sesuai keinginan anda, Lebih Jelasnya Lihat Gambar Di bawah ini :




7. Pada gambar di atas tersebut adalah tahap terakhir atau proses penginstallan OS Ubuntu ke Komputer kita, jadi tunggu hingga selesai, dan selamat mencoba Ubuntu anda Semoga Beruntung :)
kslsam-c.blogspot.com